Sunday, December 24, 2017
Era Rafa Benitez di Real Madrid Dimulai Dengan Kekalahan, Tapi …
Masa Rafael Benitez di Real Madrid diawali dengan kekalahan. Los Blancos tidak dapat cetak gol ke gawang AS Roma di pertandingan perdana International Champions Cup 2015. Meski begitu, gelandang internasional Jerman Toni Kroos percaya Madrid tetaplah dapat merebut titel juara dengan Rafa Benitez.
Saat bertempur dengan AS Roma, Benitez mengusung formasi 4-2-3-1 dengan memisahkan trio BBC. Gareth Bale serta Cristiano Ronaldo turun mulai sejak awal, sesaat Karim Benzema di sisa kompetisi menukar CR7. Memanglah tak ada yang dapat diprediksikan cuma dari satu pertandingan ujicoba dengan demikian perubahan pemain.
Tetapi, yang paling merasa, kehilangan sosok penjaga gawang legendaris Iker Casillas serta kurang menariknya permainan Madrid masa Benitez, jadi bahan sindiran umum. Pasukan Los Blancos sendiri, tetaplah jalan selalu. Toni Kroos memberi support penuh pada sang pelatih anyar.
Kroos menyebutkan, “Kami mempunyai kesempatan bagus untuk memenangkan titel dengannya (Rafael Benitez). Saya berharap dapat melakukan th. yang baik. Rafa bicara banyak dengan semua, serta menginginkan membuat tim yang baik. ”
Toni Kroos sendiri menilainya Liga Champions jadi trofi yang paling susah dibanding dengan yang beda. Menurut dia, “Sulit mencapai titel, terlebih Liga Champions, karna senantiasa ada empat atau lima calon (club elite Eropa) yang berpeluang jadi juara. ”
Real Madrid musim kemarin berstatus jadi juara Liga Champions, tetapi tidak berhasil mempertahankannya karna tersingkir di semi final oleh Juventus. Mulai sejak pertandingan terlelite Eropa ini bernama Liga Champions pada 1992, memanglah belum juga sempat ada tim yang dapat juara dua th. beruntun.
